Sejarah bidang pendidikan Kota yang terletak di Sentral Tanah Sunda ini dimulai sejak tahun 1879. Ketika itu berdiri sekolah setingkat sekolah dasar (SD). Opleidings School Voor Indlandsche Ambtenaren (OSVIA), sering juga disebut sebagai ”Sakola Menak”, maklum muridnya berasal dari kalangan priyayi, seperti Bupati, Patih dan Wedana. Sekolah ini merupakan sekolah modern pertama yang ada di indonesia. Tahun 1927, Belanda membuka Middlebare OSVIA, sekolah setingkat SMA.
Puncak pendidikan di Bandung terjadi pada 3 juli 1920, atau ketika sekolah teknik pertama di indonesia, dibuka dengan nama Technische Hoogeschool (TH). TH merupakan cikal bakal Institut Teknologi Bandung (ITB). ITB kelak melahirkan banyak tokoh pergerakan nasional, salah satunya adalah presiden RI pertama Ir. Soekarno. Sampai kini, ITB masih memiliki daya pikat yang tinggi bagi lulusan SMA. Terbukti dari peminatnya yang terus menerus membludak dari tahun ke tahun.
Seiring waktu, jumlah sekoah di Bandung terus bertambah. Saat ini bandung memiliki 343 Perguruan tinggi swasta (PTS) dan 7 perguruan tinggi negeri (PTN), yakni ITB, Unpad, UPI, IAIN, Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI), IPDN dan Politeknik Negeri Bandung. |